Aku suka langit.
Terlebih kala ia menangis dengan polosnya tak kenal waktu.
Rintiknya menyejukkan. Meski seringkali menggigil kita dibuatnya.
Ya, seringkali.
Aku juga suka pepohonan.
Terlebih kala mereka memberikan aroma sendu di sore gerimis yang membuat kita berlarian.
Romansanya teringat.
Berlebihan, namun menyenangkan.
Aku ingat pagi buta
Warnanya serupa senja.
Selalu membimbing rinduku pada satu atau mungkin beberapa senja yang kuasa mempertemukanmu dengan seseorang yang berkata kita.
Kita, kita, kita.
Biar kuteriakkan terus menerus.
Meskipun bosan akan hinggap berkali-kali.
Biarlah! Toh, bukankah rindu akan semakin dalam kala sesuatu pernah sangat membosankan.

Jejak, jejak, jejak.. :D
BalasHapus