Pijakan demi pijakan
Tentang yang ditinggalkan
Tentang apa yang terkenang
Titik terjauh bola mata mampu memandang
Titik terdekat antara kapal dan daratan
Dermaga itu lama tak bersua tatap
Kapal itu mungkin lupa cara menepi
Dermaga itu tempatku memimpikan birunya perjumpaan
Komentar
Posting Komentar